[Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf saat memberikan keterangan di sela acara forum The 2nd World Parliamentary Forum On Sustainable Development di Bali.Foto :Eka/Rni]

 

Parlemen dari berbagai negara yang hadir dalam forum The 2nd World Parliamentary Forum On Sustainable Development di Bali pada 12-13 September 2018, mengapresiasi peran dan leadership dari Indonesia, khususnya DPR RI dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

 

“Mereka berharap ini menjadi forum yang berkelanjutan dan mampu menghasilkan tujuan pembangunan berkelanjutan ini, beserta capaian-capaiannya yang bertujuan untuk kepentingan rakyat yang diwakili,” ucap Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf di Bali, Kamis (13/9/2018).

 

Terkait peran perempuan, Nurhayati menyampaikan bahwa ada pengakuan atau penekanan dalam meningkatkan peran perempuan, khususnya terkait partisipasi mereka di dalam sustainable energy. Dimana di Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) ini keyword dari tujuan pembangunan berkelanjutan adalah “no one left behind”.

 

“Kalau kita perhatikan, hadir pula delegasi dari Palestina dan Suriah, dimana mereka masih dalam kondisi perang. Di sini kita bisa memberi penyadaran kepada seluruh masyarakat dunia, bahwa apa yang kita sebut dengan ‘no one left behind’ itu termasuk juga Palestina serta Suriah, dan juga di tempat-tempat yang lainnya yang di daerahnya terjadi konflik atau perang saudara,” ujarnya.

 

Politisi Partai Demokrat itu juga menegaskan bahwa diplomasi parlemen yang dilaksanakan saat ini adalah untuk mendukung kebijakan pemerintah Indonesia. (dep/sf)