[Wakil Ketua GKSB DPR RI Parlemen Thailand Ayub Khan yang didampingi Anggota GKSB DPR RI Parlemen Thailand Dwie Aroem Hadiatie saat melakukan friendly talk dengan Parlemen Thailand.Foto :Runi/rni]

 

Thailand merupakan mitra strategis bagi Indonesia dalam rangka Masyarakat Ekonomi ASEAN dalam konteks ASEAN. MEA membuka kesempatan bagi negara-negara ASEAN Untuk bisa lebih kompetitif lagi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan bersama masyarakat ASEAN.

 

Demikian dikatakan Wakil Ketua GKSB DPR RI Parlemen Thailand Ayub Khan yang didampingi Anggota GKSB DPR RI Parlemen Thailand Dwie Aroem Hadiatie saat melakukan friendly talk dengan Parlemen Thailand, yang dipimpin Anusart Suwanmongkol.

 

“Kami melihat Indonesia dan Thailand sebagai ekonomi terbesar di ASEAN perlu terus mendorong peningkatan investasi antara kedua belah pihak, yaitu peningkatan kerjasama ekonomi yang memberikan keuntungan bersama bagi kedua negara dan dapat mendukung kesuksesan masyarakat ekonomi ASEAN,” ucap Ayub Khan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/10).

 

Ayub menyampaikan, saat ini kerjaasama perdagangan antara kedua negara semakin menunjukkan hasil yang positif. Hal itu dibuktikan dengan adaanya peningkatan nilai perdagangan bilateral yang ada.

 

“Dari total perdagangan bilateral pada tahun 2016 yang mencapai 14 juta US Dollar, angka tersebut mengalami kenaikan pada tahun 2017 sebesar 15 juta US Dollar. Hal ini memperlihatkan bahwa Indonesia serius dengan upaya peningkatan nilai perdagangan kedua negara. Oleh karena itu kami mengharapkan kemudahan investasi dan ekspor antar dua negara agar semakin ditingkatkan dengan melibatkan pelaku bisnis kedua negara,” ujarnya.

 

Dikatakannya, DPR RI mengapresiasi peningkatan kerjasama sektor pariwisata antara Indonesia dan Thailand. Oleh karena itu, DPR RI mengharapkan wisatawan yang berkunjung ke Thailand juga bisa mendapatkan informasi tentang keunggulan pariwisata di Indonesia, sehingga dapat mendorong minat wisatawan untuk melanjutkan perjalanan ke Indonesia, serta dapat meningkatkan hubungan people to people contact antara kedua negara.

 

Seiring dengan perkembangan fasilitas teknologi yang semakin mendukung, sambungnya, DPR RI bersama dengan Pemerintah Indonesia juga terus mendorong mengembangkan smart city diberbagai wilayah Indonesia.

 

“Kami memandang Indonesia dan Thailand dapat memperkuat kerjasama dibidang pengembangan produk-produk makanan halal melalui pertukaran para pakar dan tenaga ahli, serta pengembangan kapasitas penelitian dan pertukaran data riset produksi halal oleh kedua negara. Kami mengharapkan kedua negara dapat menjalin kerjasama untuk mendorong pengembangan produk-produk halal,” tandas legislator Fraksi Demokrat itu.

 

Ayub berharap, dari pertemuan yang dilakukan tersebut dapat mengurai tantangan-tantangan yang ada, terkait kerjasama bilateral Indonesia – Thailand, serta untuk memperkuat koordinasi antar kedua negara. “Kami mengharapkan hubungan kedua negara dapat semakin ditingkatkan dan saling memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara,” pungkasnya. (dep/mp)