NEWS

13 Nov. 2014|News

Dua Mantan Presenter Pimpin Sidang Parlemen Asia-Pasifik

image

Ada hal menarik pada sidang hari pertama Parliamentary Even on MDGs Acceleration and the Post-2015 Development Agenda di Surabaya, Jawa Timur. Dua anggota DPR RI, mantan presenter televisi memimpin jalannya sidang.

 
Sesi pertama tampil Teguh Juwarno mantan presenter RCTI yang sekarang menjabat Wakil Ketua BKSAP DPR. Ia memandu parlemen dari 20 negara Asia-Pasifik membahas topik Atteining the MDGs by 2015: Are We There Yet?.
 
Setelah itu ada Wakil Ketua BKSAP dari FPG Meutya Hafid mantan presenter Metro TV yang memimpin sidang pleno dengan agenda Country Report yang disampaikan bergantian oleh juru bicara delegasi.
 
"Untuk chairing sidang parlemen internasional ini pertama. Saya sebenarnya dijadwalkan besok tapi kemudian tukar tempat dengan Bu Nur (Ketua BKSAP). Kami bersyukur 
 
dulu pernah di media menjadi presenter dan anchor paling tidak itu menolong mengurangi rasa nervous, grogi walaupun gimana ini internasional even," kata Teguh usai sidang di Ballroom Hotel Shangri-la, Surabaya, Rabu (12/11/14).
 
Sementara bagi Meutya ini adalah penampilan keduanya sebagai pimpinan sidang parlemen internasional. Sebelumnya ia pernah menjadi chairperson dalam pertemuan parlemen Asia-Eropa di Italia.
 
Dengan penguasaan Bahasa Inggris yang mumpuni dan penguasaan sidang yang baik kedua mantan presenter ini terlihat dapat menikmati tugasnya sebagai pimpinan sidang.
 
"Keberhasilan chairperson itu diantaranya adalah apabila berhasil membuat para peserta sidang betah mengikuti jalannya sidang sampai akhir," tutur Meutya.
 
Akan tetapi tidak seperti ketika tampil di televisi yang sering memotong pembicaraan nara sumber, kedua mantan presenter ini tampak lebih berbaik hati pada para peserta sidang. Mereka terlihat sabar mempersilahkan ketika delegasi masih ingin berbicara.
 
"Please be brief." Pesan ini hampir selalu disampaikan kepada wakil delegasi yang ingin berbicara tetapi tetap saja antusiasme peserta sidang membuat waktu pembahasan bertambah hampir satu jam. (iky)