NEWS

12 Nov. 2014|News

Sambutan Parlemen Asia Pasifik Dinilai Positif

image

Delegasi parlemen dari 20 negara di kawasan Asia-Pasifik menghadiri Parliamentary Event on MDGs Acceleration and Post-2015 Agenda. Sambutan negara sahabat untuk mengikuti kegiatan di Surabaya 12-13 November ini, dinilai cukup memuaskan.

 
"Saya rasa kehadiran 20 negara ini cukup baik ya, positif, apalagi ini sempat ditunda karena ada agenda pelantikan anggota DPR. Kehadiran sebesar ini cukup untuk memetakan permasalahan dan melakukan akselerasi target MDGs,"  kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon usai acara pembukaan di Surabaya, Jatim, Rabu (12/11/14).
 
DPR menurutnya bisa belajar dari parlemen negara lain untuk mencari solusi sejumlah permasalahan yang menghambat capaian Milenium Development Goals yang telah ditetapkan PBB sejak tahun 2000 lalu.
 
"Target MDGs cukup tinggi ya jadi tidak semua bisa tercapai, kita saling belajar dalam pertemuan ini. DPR tentu siap berbagi pengalaman terutama bagaimana mendorong pemerintah dari aspek pengawasan dan legislasi," tekannya.
 
Ketika disinggung wartawan tentang ketidakhadiran anggota DPR dari Koalisi Indonesia Hebat, ia menyebut karena mereka belum mendaftarkan anggotanya di BKSAP (Badan Kerja Sama Antar Parlemen).
 
"Bukan kita tidak mengajak, masalahnya inikan agenda kegiatan BKSAP sementara mereka belum menyerahkan nama, bagaimana bisa ikut. Kita terus bekerja saja, awal Desember nanti saya juga memimpin delegasi ke sidang parlemen Asia di Pakistan," tuturnya.
 
Pada bagian lain politisi Fraksi Partai Gerindra ini memaparkan sejumlah langkah untuk menyatukan kembali dua koalisi di DPR. Ia meyakini setelah pertemuan dengan Pramono Anung yang mewakili KIH upaya membangun kebersamaan itu akan segera terwujud. (iky), foto : eka hindra/parle/hr.