[Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon saat memimpin penyerahan alat kesehatan dari Parlemen Vietnam berupa masker, di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (11/9/2020). Foto : Azka/Man]

 

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menyerahkan alat kesehatan berupa masker yang merupakan amanah pemberian dari Parlemen Vietnam sebagai simbol kewaspadaan terhadap pandemi Covid-19 yang hingga saat ini kasusnya masih terus meningkat. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Indonesia jangan sampai menganggap virus Covid-19 sebagai sesuatu yang remeh.

 

Pemaparan tersebut disampaikan Fadli saat memimpin penyerahan alat kesehatan dari Parlemen Vietnam berupa masker, di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (11/9/2020). Turut hadir menerima kunjungan Ketua BKSAP DPR RI, yaitu Direktur Utama RSUI dr. Astuti Giantini beserta jajaran direksi pejabat struktural RSUI.

 

“Jadi, bantuan masker dari Parlemen Vietnam melalui BKSAP DPR RI ini sebagai sebuah simbol supaya kita tetap waspada terhadap Covid-19 yang saat-saat ini meningkat. Jangan sampai dianggap remeh dan jangan dianggap sebagai sesuatu yang sudah biasa atau selesai. Kita tetap harus waspada.” pesan Fadli.

 

Lebih lanjut, Fadli menyatakan ke depannya DPR RI akan terus memperjuangkan untuk memenuhi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) yang masih banyak dibutuhkan oleh RSUI. Terlebih tutur Fadli, berdasarkan paparan dari Dirut RSUI, RSUI masih membutuhkan hingga mencapai angka sekitar 12.000 APD.

 

“Aspirasi dari Dirut RSUI untuk bantuan pemenuhan kebutuhan APD ini akan kami sampaikan kepada Satgas Covid-19 untuk menjadi perhatian. Apalagi, Kota Depok sebagai penyangga Ibu Kota Jakarta, maka kebutuhan APD mutlak harus terpenuhi sebagai instrumen untuk memproteksi tak hanya bagi pasien namun juga untuk para dokter dan perawat,” pungkas politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

 

Sementara itu, Dirut RSUI dr. Astuti Giantini menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas bantuan alat kesehatan berupa masker dari Parlemen Vietnam yang disampaikan oleh BKSAP DPR RI kepada RSUI tersebut. Mengingat, belakangan ini, Dirut RSUI mengungkapkan pihaknya harus mengeluarkan pengeluaran secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan peralatan APD setiap bulan.

 

“Saya selaku Dirut RSUI menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada BKSAP DPR RI atas penyerahan bantuan masker ini. Kami sangat merasa sangat terbantu. Apalagi belakangan ini kami justru harus membeli APD secara mandiri. hampir mencapai Rp 700-800 juta per bulan. Jadi, sekali lagi saya mengucapkan terimakasih. Semoga, masih tetap ada bantuan terhadap RSUI ini,” tutupnya. (pun/sf)