PARLEMENTARIA, Jakarta – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengadakan pertemuan bilateral dengan Duta Besar Albania Nikson Ballco di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (14/01/2026). Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Ravindra Airlangga mengungkapkan pertemuan tersebut menjadi gerbang awal kerja sama bilateral Indonesia-Albania di sektor kepariwisataan, khususnya kebutuhan tenaga kerja dari Indonesia.

 

“Kemudian disampaikan bahwa mereka berniat mengembangkan industri turisme mereka dan tentu membutuhkan banyak bantuan dan support. Salah satunya mereka sudah memiliki perjanjian, letter of intent dengan Kementerian Ketenagakerjaan terkait pekerja migran Indonesia untuk bekerja di sektor turisme,” jelasnya.


Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut juga menyampaikan rencana untuk melakukan dialog dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan perkembangan dari pelaksanaan kerja sama dengan Albania, termasuk diantaranya mekanisme pelaksanaan kerja sama yang kedepannya akan menggunakan pendekatan people to people movement hingga perlindungan tenaga kerja yang nantinya akan bekerja di sektor kepariwisataan.

 

“Jadi kami akan pada hari Rabu akan bertemu dengan Kementerian Ketenagakerjaan juga, menanyakan follow up dan memastikan bagaimana kerjasama ini terkait people to people movement akan dilaksanakan,” ujar Legislator Dapil Jawa Barat V ini.

 

Lebih lanjut, Ravindra menilai potensi kerja sama bilateral Indonesia-Albania kedepannya tak hanya sekadar sektor kepariwisataan, melainkan dapat berkembang ke sektor strategis lainnya seperti kesehatan dan teknologi.

 

“Kita saat ini memiliki surplus perdagangan dengan Albania di angka 14 miliar dolar. Itu mungkin bisa ditambahkan lagi. Kedua, kita ingin bekerjasama di bidang people to people. Seperti banyak tadi Bapak Dubes menyatakan bahwa beliau terkesima melihat etika pekerja wisata di Indonesia dan berharap semangat itu bisa diterapkan juga di Albania,” pungkasnya. (rwy/we)