PARLEMENTARIA, Jakarta - Wakil Ketua BKSAP DPR RI Ravindra Airlangga menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Kuwait di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (15/01/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyambut baik ketertarikan Kuwait melalui Kuwait Investment Authority untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia, terutama pada sektor minyak dan gas bumi (migas).

 

“Mereka ingin membantu Indonesia meningkatkan target lifting minyak, yang kebetulan tahun kemarin sudah di atas angka baseline,” ungkap Ravindra kepada Parlementaria.

 

Lebih lanjut, Ravindra menjelaskan Kuwait Investment Authority berminat mengembangkan sektor migas untuk offshore, khususnya di wilayah Sumatra. Sebagai informasi, berdasarkan data Statistik Migas Semester I 2024 dari Ditjen Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), total cadangan minyak dan kondensat Indonesia tersebar di berbagai wilayah dengan jumlah signifikan.

 

Wilayah dengan cadangan minyak terbesar berada di Sumatera bagian tengah, yang tercatat menyimpan 1.410,34 juta barel setara Million Stock Tank Barrels (MMSTB). Angka ini menempatkan Sumatera bagian tengah sebagai lumbung minyak terbesar di Indonesia

 

Meskipun begitu, jelasnya, Kuwait turut membuka diri untuk menjalin kerjasama di bidang lainnya, baik dari sisi eksplorasi maupun pengembangan kilang (refinery). Apalagi, lanjutnya, Kuwait ingin membantu Indonesia meningkatkan target lifting minyak, yang kebetulan tahun kemarin sudah di atas angka baseline.

 

Menutup pernyataanya, ia berharap peluang kerja sama  Indonesia dan Kuwait bisa mempengaruhi secara positif masa depan ketahanan energi Indonesia . “Jadi, ini adalah sinyal positif bahwa Kuwait Investment Authority melirik Indonesia untuk mengembangkan sektor migas,” pungkas Politisi Fraksi Partai Golkar itu.  (krs/um)