Nama Resmi

:

Republik Suriname (Republiek Suriname)

Ibu Kota

:

Paramaribo

Bentuk Negara

:

Republik Presidensial

Lagu Kebangsaan

:

God zij met ons Suriname!

Kepala Negara & Pemerintah

:

Presiden Chandrikapersad Santokhi

 

Menteri Luar Negeri

:

Y.M. Albert R. Ramdin

Duta Besar Suriname di Indonesia

:

Erick Rahmat Moertabat 

Duta Besar RI di Suriname

:

Drs. Julang Pujianto, MA

Letak Geografis

:

Suriname berbatasan dengan Laut Atlantik di bagian utara, dengan Guiana Perancis di bagian timur, dengan Brazil di bagian selatan, dan dengan Republik Guyan di bagian barat.

Lambang Negara

:

-

Luas Wilayah

:

163.820 km2

Iklim

:

Tropis

Hari Nasional

:

25 November 1975

Masuk Uni Eropa

:

-

Hubungan Diplomatik

:

Agustus 1951

Jumlah Penduduk

:

609.569 jiwa

Komposisi etnik

:

Hindustan (juga dikenal secara lokal sebagai "Indian Timur"; nenek moyang mereka beremigrasi dari India utara pada akhir abad ke-19) 27.4%, "Maroon" (nenek moyang Afrika mereka dibawa ke negara itu pada abad ke-17 dan ke-18 sebagai budak dan lolos ke pedalaman) 21.7%, Creole (campuran putih dan hitam) 15.7%, Jawa 13.7%, campuran 13.4%, lainnya 7.6%, tidak ditentukan 0.6%

Agama

:

Protestan 23.6%, Hindu 22.3%, Roman Catholic 21.6%, Muslim 13.8%, other Christian 3.2%, Winti 1.8%, Jehovah’s Witness 1.2%, Lainnya 12,4%

Mata Uang

:

Dolar Suriname (SRD)

Bahasa Nasional

:

Bahasa Belanda

Sumber Daya Alam

:

Kayu, hydropower, ikan, udang, bauksit, emas, nikel, bijih besi, platinum, tembaga, kaolin

GDP

:

8.688 miliar USD

Pertumbuhan GDP

:

1.9%

GDP per kapita PPP

:

14.900 USD

Komoditas ekspor utama

:

Aluminium, emas, minyak mentah, kayu, udang , ikan, beras, pisang

Nilai Perdagangan Indonesia – Suriname

:

9,2 juta USD

 

Ekspor Utama Indonesia ke Suriname

:

Ikan beku, akumulator listrik, pasta, produk tembakau, rokok, tisu, sabun, kendaraan bermotor, furniture, buku tulis, kain tenun, karung

Impor Utama Indonesia dari Suriname

:

Kayu, jaring rajutan, transformator elektrikm konventer statis, mesin gasket, perhiasan imitasi

Tingkat Inflasi

:

22%

Pengangguran

:

8.9%

Keanggotaan pada organisasi regional/ internasional:

:

ACP, AOSIS, Caricom, CD, CDB, CELAC, FAO, G-77, IADB, IBRD, ICAO, ICCt, ICRM, IDA, IDB, IFAD, IFC, IFRCS, IHO, ILO, IMF, IMO, Interpol, IOC, IOM, IPU, ISO (correspondent), ITU, ITUC (NGOs), LAES, MIGA, NAM, OAS, OIC, OPANAL, OPCW, PCA, Petrocaribe, UN, UNASUR, UNCTAD, UNESCO, UNIDO, UPU, WHO, WIPO, WMO, WTO

 

 

Profil singkat Parlemen Suriname

 

Suriname memiliki parlemen unikameral, Majelis Nasional (Nationale Assemblee). Majelis Nasional (De Nationale Assemblée, Majelis, biasa disingkat "DNA") adalah Parlemen, mewakili cabang legislatif dari pemerintahan di Suriname. Majelis ini terletak di Lapangan Kemerdekaan di Paramaribo, setelah kebakaran menghancurkan bangunan lama perwakilan pada 1 Agustus 1996. Majelis ini memiliki 51 anggota yang dipilih langsung untuk masa jabatan lima tahun. Secara umum, Majelis Nasional tidak memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengawasan, dan belum mampu meminta pertanggungjawaban pemerintah. Pada tahun 2011, UNDP Suriname memulai program tahun jamak untuk memperkuat Majelis Nasional, termasuk meningkatkan fungsi pengawasannya.